
Anjanesia.com – Starbucks mengambil langkah cepat untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk daerah penghasil kopi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan mendesak seperti akses air minum bersih, makanan bergizi, serta perlengkapan penting bagi keluarga yang mengungsi.
Melalui kemitraan dengan Planet Water Foundation, Starbucks, dengan dukungan The Starbucks Foundation, menyediakan sistem penyaringan air darurat AquaBlock dan AquaTowers di wilayah-wilayah yang paling terdampak. Teknologi ini dirancang untuk menghadirkan pasokan air minum yang aman dan andal, sekaligus mencegah risiko penyakit yang kerap muncul dalam situasi pascabencana.
Selain penyediaan air bersih, Starbucks juga bekerja sama dengan Save the Children untuk mendukung distribusi kebutuhan pokok, layanan dukungan psikososial, upaya pemulihan masyarakat, serta bantuan komprehensif bagi anak-anak dan keluarga yang terdampak bencana.




“Hati kami bersama semua orang yang terdampak banjir baru-baru ini di Indonesia. The Starbucks Foundation membantu memberikan bantuan dan dukungan penting dalam kemitraan dengan Planet Water Foundation dan Save the Children,” kata Kelly Goodejohn, Chief Social Impact Officer Starbucks sekaligus Direktur Eksekutif The Starbucks Foundation.
Ia menambahkan, “Ini merupakan kelanjutan dari dukungan baru-baru ini di komunitas yang terdampak banjir di Bali di mana The Starbucks Foundation memberikan hibah yang berfokus pada upaya pemulihan bagi siswa dan komunitas sekolah. Bersama-sama kami ingin dapat memberikan dampak yang berarti dan memberikan kenyamanan serta koneksi kepada orang-orang di masa bencana.”
Bencana di Sumatra juga berdampak pada para partner (karyawan) Starbucks. Perusahaan mengambil langkah awal dengan menyalurkan bantuan khusus bagi partner yang terdampak banjir. “Partner kami adalah tulang punggung Starbucks, dan di masa yang penuh tantangan ini, kami tetap berkomitmen pada Janji Partner kami, untuk menjadi jembatan menuju masa depan yang lebih baik,” ujar Anthony Mc Evoy, Direktur PT Sari Coffee Indonesia, pemegang lisensi resmi Starbucks di Indonesia.
Ia mengatakan, “Dalam beberapa hari setelah bencana, kami dengan cepat bergerak untuk membantu partner yang mengalami kerusakan banjir yang luas dengan menyumbangkan lebih dari 100 juta rupiah dan memberikan langkah-langkah bantuan tambahan untuk membantu mereka fokus pada pemulihan.”
Secara nasional, Starbucks Indonesia, yang didukung oleh The Starbucks Foundation, terus menjalankan berbagai program kemanusiaan dan pemberdayaan komunitas. Penerima hibah terbaru mencakup Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (GERKATIN), Habitat for Humanity Indonesia, Organisasi Anak Jalanan Indonesia (ISCO), The Learning Farm, dan Prestasi Junior Indonesia (PJI). Selain itu, pada 2024 Starbucks menyalurkan kontribusi sebesar 5 miliar rupiah untuk mendukung penyediaan lebih dari 100.000 makanan bagi masyarakat Gaza. (Anj)

