
Anjanesia.com – Di tengah gaya hidup keluarga urban yang semakin peduli pada eksplorasi alam, EIGER Adventure membawa angin segar lewat peluncuran wahana edukatif terbarunya, EIGER Conservation Site, di KidZania Jakarta. Diresmikan pada 25 Oktober 2025 lalu, wahana ini bukan sekadar arena bermain, tetapi ruang belajar interaktif yang mengajak anak-anak mengenal pentingnya melestarikan hutan sejak dini.
Peresmian dilakukan oleh Agnes Lukito, Head Division of EIGER Women & Junior, bersama Lindung Artha Marhendra, Direktur Operasional KidZania Jakarta, sebagai simbol kolaborasi dua brand besar yang sama-sama ingin menanamkan cinta lingkungan kepada generasi muda.
Sebagai brand asal Bandung yang identik dengan dunia petualangan luar ruang, EIGER melihat kesempatan ini sebagai langkah strategis untuk menghidupkan semangat eksplorasi di dunia anak. Kolaborasi dengan KidZania juga menjadi jembatan untuk memperkenalkan kekayaan alam Indonesia dengan cara yang relevan dan seru.

“EIGER berkomitmen untuk menjaga kelestarian alam Indonesia dan seluruh ekosistem di dalamnya. Kami memulainya dengan mengenalkan kekayaan alam Indonesia yang luar biasa kepada anak-anak, mengajak mereka mencintai lingkungan sekitar, kemudian menjaganya bersama,” ungkap Agnes.
Melalui EIGER Conservation Site, anak-anak berperan sebagai Peneliti Lingkungan. Di dalamnya, mereka mempelajari fungsi hutan, ancaman kerusakan, hingga pentingnya reboisasi. Tak sekadar mendengar penjelasan, mereka juga turun langsung menjalankan misi: mengambil bibit pohon dan menanamnya di area yang disimulasikan sebagai lahan gundul.
Aktivitas ini ditutup dengan pengenalan berbagai jenis daun melalui struktur tulangnya. Anak-anak kemudian mencetak daun pada media khusus layaknya proses penelitian sungguhan. Sebuah pengalaman bermain yang tak hanya menyenangkan, tetapi juga sarat nilai edukatif.
EIGER Climbing Wall
Tak berhenti di konservasi, EIGER juga menghadirkan EIGER Climbing Wall, dinding panjat mini dengan jalur yang aman dan dirancang khusus untuk anak-anak. Bagi mereka yang gemar olahraga luar ruang atau sedang mencari tantangan baru, wahana ini memberikan pengalaman eksplorasi fisik yang mendebarkan.

“Lewat EIGER Climbing Wall di KidZania ini anak-anak bisa menyalurkan energi dan minatnya terhadap dunia panjat. Papan ini merupakan replikasi dari papan panjat yang telah kami hadirkan di beberapa EIGER Flagship Store di Indonesia. Dari sini mereka bisa mengenal lebih jauh tentang EIGER Climbing Center—sekolah panjat yang kami inisiasi sejak tahun 2002,” tambah Agnes.
Kolaborasi yang Menginspirasi
Di sisi lain, KidZania Jakarta menyambut antusias kehadiran wahana baru ini. Bagi mereka, pengalaman bermain yang bermakna adalah inti dari setiap aktivitas.
“Kami sangat bersemangat bekerja sama dengan EIGER untuk membangun dua wahana ini. Kehadirannya menambah warna baru yang menarik bagi anak-anak, sekaligus mengajak mereka aktif berperan dalam menjaga kelestarian lingkungan. Harapannya, anak-anak tumbuh menjadi pribadi tangguh yang peduli terhadap bumi, bukan hanya untuk manusia, tapi juga untuk seluruh makhluk hidup,” ujar Lindung Artha Marhendra.
Dirancang menyerupai area konservasi hutan, EIGER Conservation Site mengajak anak-anak mengembangkan sikap tanggung jawab, ketelitian, hingga kemampuan berpikir kritis. Semua nilai penting yang melekat pada profesi peneliti lingkungan.
Detail Aktivitas untuk Pengunjung
Untuk mengikuti aktivitas di EIGER Conservation Site, anak-anak perlu berada dalam rentang usia sekolah dasar hingga remaja awal, 5 – 16 tahun. Setiap sesi berlangsung dalam waktu yang singkat dan efektif, sehingga anak dapat belajar dengan fokus tanpa merasa kelelahan. Jumlah peserta dalam satu sesi pun dibatasi agar setiap anak bisa mendapatkan pengalaman yang lebih personal dan nyaman saat menjalankan misi konservasi.
Setelah menyelesaikan kegiatan sebagai Peneliti Lingkungan, para peserta akan menerima imbalan dalam bentuk mata uang KidZania sebagai apresiasi atas usaha mereka menjaga kelestarian hutan. Jika sebelumnya mereka sudah mencoba EIGER Climbing Wall, akan ada tambahan imbalan khusus yang membuat pengalaman mereka semakin menyenangkan.

Untuk menjajal wahana panjat dinding, pengunjung biasanya perlu menukarkan sejumlah kidZos. Namun ada keuntungan tersendiri bagi mereka yang terlebih dahulu mengikuti aktivitas konservasi: kesempatan memanjat dinding secara gratis. Dengan begitu, anak-anak dapat merasakan dua jenis petualangan sekaligus, belajar mencintai alam dan menantang diri di arena panjat, dalam satu kunjungan yang seru dan bermakna.
Hadirnya dua wahana ini menambah pilihan aktivitas seru sekaligus mendidik bagi anak-anak di KidZania. Baik melalui kegiatan panjat dinding yang membangun keberanian maupun misi reboisasi yang menanamkan nilai cinta lingkungan, EIGER mengajak generasi penerus untuk menjelajah dan menjaga alam Indonesia dengan cara yang menyenangkan. (Anj)

