Central Station KidZania Jakarta, Kenalkan Profesi Dunia Perkeretaapian Dengan Cara Menyenangkan

Community, Education, Lifestyle

Anjanesia.comKidZania hadirkan wahana edukatif yang baru. Menjalin kolaborasi dengan PT Kereta Api Indonesia, anak-anak bisa belajar sekaligus bermain di wahana edukatif Central Station KidZania Jakarta.

“Melalui wahana ini, KAI ingin menanamkan pemahaman kepada anak-anak bahwa transportasi public khususnya kereta api, memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi sejak dini diharapkan dapat membentuk generasi masa depan yang menghargai dan memilih moda transportasi yang aman, efisien, dan ramah lingkungan,” ungkap Anne Purba, Vice President Public Relations KAI di Kidzania Jakarta beberapa waktu lalu.

Melalui wahana ini, anak-anak diajak menjelajah dunia perkeretaapian dengan pengalaman unik dimana anak-anak bisa mencoba empat profesi penting dalam operasional KAI seperti, Masinis, Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA), Kondektur, Prama/Prami.

Krisna Arianto, EVP of Passenger Transport & Marketing PT Kereta Api Indonesia mengatakan sebagai penyelenggara jasa angkutan kereta api penumpang dan barang di Indonesia, dirinya ingin mengedukasi anak akan peran industri perkeretaapian di Indonesia.

Dia berpendapat, dengan kolaborasi PT KAI dan KidZania, anak-anak bisa melihat berbagai profesi atau peran kerja pegawai di industri kereta api yang selama ini hanya dilihat saat bepergian menggunakan kereta api. Kolaborasi ini juga menjadi kombinasi antara hiburan dan pembelajaran kepada para pengunjung, sekaligus memenuhi impian dan kegembiraan anak-anak dalam mewujudkan cita-cita mereka seperti, menjadi Masinis, Kondektur, Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA), Prama/Prami. 

“Kami yakin ini akan menjadi pengalaman edukasi dan rekreasi mereka yang tidak terlupakan bersama PT KAI dan KidZania Jakarta. Harapannya anak-anak tidak hanya bermain saja, tetapi juga memahami pentingnya peran transportasi publik, keselamatan perjalanan, dan kedisiplinan dalam operasional kereta api,” ujar Krisna.

Inisiatif ini juga menjadi bagian dari strategi KAI untuk membangun koneksi emosional dengan pelanggan masa depan. Berdasarkan data internal, pelanggan KAI saat ini didominasi oleh Generasi Z (1996–2010) sebesar 33,97%, Generasi Y (1977–1995) sebesar 32,12%, dan Generasi X (1965–1976) sebesar 18,86%. Sementara Generasi Alpha (2010–sekarang) telah mencakup 7,59%, menjadi segmen yang perlu dikenalkan lebih awal terhadap dunia perkeretaapian.

“Dengan lebih dari 85% pelanggan saat ini berasal dari kalangan Gen X, Y, dan Z, KAI melihat pentingnya menyapa Gen Alpha melalui pendekatan edukatif dan imajinatif. Hal ini juga selaras dengan upaya KAI untuk menghadirkan perjalanan yang dipersonalisasi dan digital-friendly, sesuai ekspektasi pelanggan modern lintas generasi,” kata Anne.

KAI juga mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan lebih awal guna mendapatkan jadwal dan tarif terbaik, serta menikmati pengalaman perjalanan yang lancar.

“Kami percaya bahwa transportasi publik tidak hanya soal pergerakan orang, tetapi juga sarana membentuk karakter generasi muda, mendukung pertumbuhan daerah, dan menyatukan Indonesia melalui layanan yang inklusif,” tandas Anne. 

Aktivitas Pelayanan Kereta Api

Wahana PT KAI Central Station KidZania Jakarta memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk merasakan sensasi memesan tiket kereta api secara online lewat aplikasi Access By KAI.

Didesain dengan konsep menyerupai stasiun pusat Gambir di Jakarta dan peralatan lengkap dengan gerbong kereta menyerupai asli dengan skala anak-anak, wahana PT KAI Central Station KidZania Jakarta bertujuan memberikan pendidikan dan pengalaman bagi pengunjung tentang tugas-tugas seorang Masinis, Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA), Kondektur, Prama/Prami.

Sebelum memulai aktivitas, pengunjung akan mendapatkan penjelasan seperti cara mengoperasikan perjalanan kereta api untuk peran masinis, melakukan pelayanan perjalanan kepada penumpang untuk peran awak kereta yang dikenal dengan prama/prami, mengatur dan menjamin keselamatan serta ketertiban perjalanan kereta untuk peran petugas pengatur perjalanan kereta api, mengecek jalur kereta sudah aman, gerbong kereta, dan tiket penumpang untuk peran kondektur.

Setelah itu, pengunjung dapat mencoba aktivitas peran profesi yang dipilih sesuai minatnya. Selain peran profesi pengunjung bisa merasakan aktivitas sebagai penumpang kereta dan mendapatkan pelayanan kereta dari prama/prami serta sensi pemesanan tiket kereta api secara online melalui aplikasi Access by KAI dan diakhir kegiatan mendapatkan cashback 5 KidZos.

”Melalui pengalaman ini, anak-anak akan memperoleh pengalaman dan edukasi proses pemesanan tiket kereta api melalui aplikasi dengan mudah dan praktis,” ujar Krisna.

Aktivitas di wahana ini dapat diikuti oleh pengunjung usia 4-16 tahun dengan durasi 25 menit dan diakhir kegiatan setiap pengunjung yang berperan profesi akan mendapatkan gaji sebesar 20 KidZos.

Lindung Artha Marhendra, Direktur Operasional KidZania Jakarta menyambut baik kerjasama PT KAI dan KidZania Jakarta melalui wahana PT KAI Central Station KidZania Jakarta.

“Hadirnya wahana ini menambah warna baru dan kecerian untuk anak-anak dalam mencoba berbagai profesi baru di KidZania terutama untuk mengenal dunia perkeretaapian, yang diharapkan menjadi modal mereka kelak dalam meraih cita-citanya,” tutur Lindung.

Anne menegaskan,  “Kami percaya bahwa transportasi publik tidak hanya soal pergerakan orang, tetapi juga sarana membentuk karakter generasi muda, mendukung pertumbuhan daerah, dan menyatukan Indonesia melalui layanan yang inklusif.” (Anj)